Dolar AS Turun Drastis Terhadap Yen Akibat Data PMI AS

Rilis Data ekonomi Amerika Serikat berdampak buruk terhadap Yen kemarin malam, Para investor rupanya cukup memperhatikan rilis data tersebut. Kenaikan angka Existing pada Home Sales AS, membuat Dolar AS jatuh terhadap Yen. Karena, data pada Manufaktur Preliminary yang mengalami penurunan membuat kekhawatiran bagi pelaku pasar.

Lemahnya data tersebut membuat para pelaku pasar khawatir akan merambah lebih luas ke sektor ekonomi AS. Oleh sebab itu, Yen menjadi pilihan mereka untuk dimiliki sebagai safe haven. Selain itu, yield obligasi US Treasury juga memberi sinyal kekhawatiran akan terjadinya resesi.

Pelemahan sangat signifikan terjadi pada USD/JPY. Pair ini jatuh sekitar 0.85 % ke 109.862. Padahal dua hari sebelumnya pairs ini juga sudah jatuh hingga 0.69 % dari level tinggi 111.905.

Dolar AS Turun Drastis Terhadap Yen Akibat Data PMI AS

Existing Home Sales AS Melambung Tinggi

Pada Existing Home Sales AS untuk bulan Februari 2019 mengalami kenaikan pesat sekitar 11.9 %. Dengan kata lain, rumah yang sudah terjual di Amerika Serikat ada sekitar 5.51 juta unit. lebih tinggi dari bulan sebelumnya di kisaran 4.93 juta unit, dan melebihi ekspektasi kenaikan di 5.1 juta. Data tersebut merupakan yang tertinggi dalam kurun waktu 11 bulan terakhir, serta menjadi kenaikan tertinggi bulanan sejak Desember 2015.

Flash PMI Manufaktur Dan Non Manufaktur AS Menurun

Tingginya kenaikan data perumahan Amerika Serikat tidak terjadi pada sektor manufaktur. untuk Data PMI Manufaktur AS versi IHS Markit menurun ke 52.5 pada bulan Maret 2019, dari sebelumnya 53 pada bulan Februari. Perolehan angka tersebut meleset dari ekspektasi kenaikan di kisaran 53.6, sekaligus sebagai penurunan terendah sejak bulan Juni 2017.

Sedangkan untuk data PMI Non Manufaktur juga dalam Kondisi sama mengalami penurun. di ambil dari versi IHS Markit, aktivitas pada sektor Jasa AS turun sekitar 54.8 pada bulan Maert 2019, dari sesi sebelumnya sekitar 56. Namun, data yang terbaru masih lebih tinggi dibandingkan penurunan yang terjadi di kuartal terakhir 2018.

Leave a Comment