Emas Naik Dipicu Melemahnya Dolar dan Imbal Hasil Obligasi AS

Harga emas pada Selasa 22 Juli 2025 menguat, Penguatan emas terjadi karna pelemahan dolar AS dan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat ditengah pasar terus memantau negosiasi tarif jelang deadline di 1 Agustus 2025.

Harga Emas berjangka AS pada selasa petang menguat 1,09% menjadi $3,443.45 per ons. Sedangkan, Perak Naik 0,44% menjadi $39,50 per ons. Palladium meroket 2,11% menjadi $1.266,04 per ons

Pelemahan indeks dolar AS membuat logam mulia yang dihargai dengan dolar menjadi lebih murah bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain. Sementara itu, Pelemahan juga terjadi pada imbal hasil obligasi AS tenor sepuluh tahun menyentuh level terendahnya lebih dari satu minggu.

Disisi lain, Uni Eropa sedang mempersiapkan serangkaian langkah-langkah balasan terhadap AS. Hal ini membuat ketidakpastian semakin meningkat, Menyusul pesimisme bahwa kesepakatan tarif dagang yang seimbang bisa tercapai dalam waktu dekat.

Dari sisi kebijakan moneter AS, Sebagian besar pelaku pasar telah memperkirakan kemungkinan terjadinya pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve pada bulan September mendatang.

Menteri Keuangan Amerika Serikat, ‘Scott Bessent, menyerukan evaluasi menyeluruh terhadap Fed. Hal ini turut memicu kekhawatiran pasar, terutama di tengah spekulasi penggantian Jerome Powell dari Ketua The Fed.

Klik icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Comment